Bangkok Scams / Tipuan

Semua tujuan wisata di dunia memiliki scam / penipu untuk mengeruk uang para turis. Thailand juga tidak berbeda. Walaupun terkenal sebagai salah satu negara paling "tourist friendly", ada sebagian kecil orang Thailand (dan beberapa WNA) yang memberi Thailand/Bangkok cap nama buruk, karena mereka mencari nafkah dengan menipu para turis. Tetapi tentu saja anda tidak bisa mengeneralisasikan bahwa Bangkok adalah kota yang berbahaya, banyak penipu , pencopet, dlsb. Pencopet itu ada dimana saja. Di Eropa sekalipun. Di konser musik bertiket ratusan ribu rupiah pun ada copet. Intinya, anda tetap harus waspada dimanapun anda berada.

Berikut ini ada beberapa praktek 'scam' yang sering terjadi di Thailand/Bangkok khususnya  :  
1. Tuk-tuk scam ( berkaitan dengan no 2,3 )
Jika anda terlihat sedang menunggu kendaraan di pinggir jalan, dan ada tuktuk yang mendekati anda dan berkata  “tuk-tuk sir…you want temple?…you want palace?…you want shopping ? I know cheap shopping ? atau "all day tuk-tuk only 10 baht,very cheap !" itu adalah clue untuk segera berbuat cuek pada supir tersebut, karena pada akhirnya anda akan mengunjungi beberapa toko permata atau toko suvenir. Jangan membeli produk yang ditawarkan oleh salesman mereka yang memaksa anda untuk membelinya ! Sopir tuk-tuk akan mendapat komisi jika Anda membeli sesuatu - dan ia mendapat voucher bensin. Memang anda tidak rugi uang banyak, bahkan jika anda tidak membeli barang apapun, tetapi anda rugi waktu ! 

2. Taxi scam 
Secara umum, jangan pernah meminta sopir taksi untuk merekomendasi untuk sesuatu, khususnya restoran. Mereka akan sangat mungkin membawa Anda ke tempat di mana mereka mendapatkan komisi, dan kualitas yang meragukan, seperti dibawa ke restauran "palsu" Somboon D yang merupakan restoran seafood yang mengerikan di daerah kumuh di bawah rel kereta api di Jalan Makkasan.
Atau supir taxi tiba-tiba membawa anda ke dermaga/pier dimana anda harus membayar mahal untuk naik perahu, jangan mau dan langsung berpura-pura untuk menelpon seseorang.

3. Grand Palace  Scam 
Penipuan ini bisa terjadi di dekat setiap atraksi wisata , seperti di Grand Palace, Wat Po,dll. Saat Anda berjalan, tiba-tiba ada seseorang local,berpakaian rapih, membawa kartu identitas, dengan bahasa Inggris yang bagus akan mencegat anda dan memberitahu Anda bahwa istana/tempat wisata tersebut sedang ditutup karena berbagai alasan, seperti sedang dipakai untuk ibadah, libur, dll .  Lalu dia akan menawarkan rute lain melihat kuil-kuil lain yang buka, gratis dan jarang didatangi turis. Jika anda setuju, tiba-tiba akan ada tuk-tuk yang langsung siap mengantar anda ke beberapa wats kecil (kuil) dan beberapa toko permata/ perhiasan/ penjahit jas (lihat no 1) .Pada umumnya orang Thailand sangat pemalu. Jika Anda didekati oleh orang Thailand di jalan dengan bahasa Inggris fasih, maka kemungkinan besar bahwa orang ini adalah penipu

 4. Lady Bird scam
Di area depan Grand Palace (dan Suan Lum Park) ada taman kecil berisi ratusan burung  . Akan ada seorang gadis kecil atau ibu-ibu yg memberi jagung untuk diberikan ke burung tersebut dan burung-burung tersebut akan datang beterbangan. Mereka akan menawarkan sekantong biji jagung pada orang yang tertarik untuk ikut memberi makan dan akan bilang "Keep it, give to them.. It's for you.." "it's free".Bohong besar !  Anda akan ditagih 150 baht ! Nah, kalau kita duduk aja, mereka akan mendekati dan dengan senyum super ramah mengajak kita memberikan jagung-jagung itu ke merpati.So ? tetap cuek saja

5.Gem Scam
Jika ada yang tiba-tiba mengajak anda ngobrol dan mengajak pergi ke toko permata karena ada big sale dimana harganya turun hampir 70%, Don't buy it ! Anda bukan seorang ahli permata , dimana jika Anda menjual permata di setelah pulang ke Indonesia, biasanya permata itu tidak sepadan dengan uang yang anda keluarkan ! 

6. Patpong Sex Scam 
Jangan percaya calo di luar yang mengatakan pertunjukan Live Sex Show, dan minuman hanya 100b.  Biasanya setelah selesai nonton, anda akan ditagih lebih dari 1000 Baht. Tidak mau  bayar? Bodyguard mereka sudah siap menunggu di dekat pintu keluar !


7. Taxi Scam
Ini model taksi argo kuda. Biasanya argo sudah disetel dulu. Harga yang harus kita bayar kadang lima kali lipat, bahkan hingga sepuluh kali lipat dari harga argo normal. Biasanya mereka menawarkan layaknya calo, berkeliaran tanpa kita tahu yang mana mobilnya. Setelah kita naik hitungan argo berjalan cepat, dan jika ditanyakan alasan seperti "ada charge tambahan kalau malam".
Ada pula pengalaman klien yang memanggil taksi dari lobby hotel, awalnya supir bilang mau pake meter/argo dan baru 1 menit jalan dari hotel taksi itu memaksa supaya tidak pakai meter dengan alasan  macet.
Padahal jika macet parah dan tetap pakai meter , harga masih jauh lebih murah.
Jadi cari saja taksi yang ngetem di pinggir jalan dengan pengemudi di dalamnya, atau memberhentikan taksi di jalan.

8. "Polisi Kebersihan"
Hati-hati jika membuang puntung rokok sembarangan, nanti anda bisa didatangi petugas polisi palsu yang meminta anda untuk membayar denda . Itu hanya tipuan saja !

9. Jet Ski / motor / mobil 
Biasanya terjadi di area pantai. Banyak orang terkena scammed setelah menyewa kendaran. Ketika Anda datang untuk mengembalikan kendaraan yang telah anda pakai, mereka akan menunjukkan goresan/penyok di badan kendaraan dan mereka akan menuntut uang dalam jumlah besar. Jadi sebaiknya sebelum menyewa kendaraan, foto dahulu kondisinya ! 

10. Bus Malam jarak jauh
 JANGAN PERNAH menyimpan barang  penting dan berharga dalam ransel yang disimpan di bagasi bagian bawah bus, terutama untuk perjalanan malam / panjang, karena beberapa orang kehilangan barang yang disimpan dengan cara merusak resleting ransel  agar dapat dibuka paksa, bahkan ada yang dibius dan menemukan uang mereka yang hilang ketika mereka bangun.
Semoga setelah membaca tulisan ini, anda akan 'awas' dan dapat kembali ke tanah air tanpa mengalami kejadian  buruk / sial. Ingat "kejahatan dapat terjadi jika ada kesempatan". So, always be carefull !

11. Damnoen Saduak boat scam 
Seorang klien baru saja mengalami kejadian sial karena anaknya langsung naik ke sebuah perahu tanpa konfirmasi / menanyakan harganya dulu. Setelah sampai, untuk ber 4 mereka harus membayar 7000baht !!!

12. FourFace Buddha / Erawan Shrine
Pengalaman klien di FourFace Buddha "jangan pernah beli bunga2an .. lilin2an .. or semacem nya di luar kuil .. itu bener2 menipu banget..Pertama mereka akan bilang fourfacebuddha ulang tahun ..
Lalu mereka akan suruh beli bunga .. lilin dll dan 1 orang mereka patok harga1.600 bath ..
Aku kena tipu .. aku kan berdua jadi keluarin uang 3600 bath untuk 8 bunga 2 paket hio .. 8 lilin kecil .. dan lilin orang2an gitu ..
Padahal di dlm kuil .. 2 org hitung2 cuma bayar ga lebih dari 1000 bath"

sebagian dikutip dari http://www.bangkokscams.com