Tips Bawa Tas Masuk Kabin 7kg




TRAVELING DENGAN LOW COST AIRLINE ?
HARUS PINTAR-PINTAR MENYIASATI BAWAAN YA !

Sudah bukan rahasia umum jika ingin membeli tiket pesawat dengan harga murah, kita jangan membawa barang atau koper yang nantinya akan membuat kita membayar biaya bagasi tambahan yang umumnya seharga Rp.150.000 - Rp. 200.000 tergantung kota tujuannya.

Maskapai penerbangan berbudget rendah seperti Air Asia, menggratiskan barang bawaan penumpang berupa 1 buah tas, seberat maksimal 7 kg* yang diizinkan masuk ke dalam kabin pesawat.



Sehingga jika kita ingin menghemat biaya perjalanan, kita harus tunduk pada berbagai peraturan yang diterapkan, atau siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk menambah biaya bagasi.

* Maskapai Air Asia menerapkan peraturan seperti ini : "You are allowed ONE piece of baggage onboard only."

(*Laptop bag is considered as ONE piece of baggage. Either the laptop is packed to the cabin baggage and meets our weight restriction or it is the only bag carried on board.) Baggage should also fit under the seat in front of you or in the overhead compartment in the cabin. The approved cabin baggage must be tagged with a cabin bag tag.".
Sebenarnya, banyak keuntungan yang didapat jika bawaan saat traveling hanya membawa tas / koper / ransel cabin size saja, yaitu :

1. Tidak perlu membayar biaya bagasi ( silahkan cek harganya dari website maskapai ybs. )

2. Jika  sudah check-in secara online,  tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengantri check in bagasi .

3. Tidak perlu  menunggu koper/tas  muncul di conveyor belt, turun pesawat bisa langsung pergi secepatnya .

4. Tidak ada resiko tas/koper hilang, dicuri, rusak atau malah salah datang ke kota tujuan !

Banyak penumpang yang tidak perduli pada peraturan "7kg" ini, dan bermaksud untuk masuk ke dalam pesawat melebihi berat bawaan yang diperbolehkan.

Ada kalanya hal ini bisa terjadi, tetapi seringkali kamu akan langsung ditahan oleh petugas di depan pintu ruangan boarding dan barang bawaan itu harus bisa masuk ke dalam ukuran / dan ada timbangan yang sudah disediakan untuk mengecek agar tidak melebihi 7 kg.
Jika bawaan kamu melebihi ketentuan ukuran dan berat, kamu harus membayar biaya kelebihan tersebut , yang tentu saja harganya cukup mahal dibanding dengan  membelinya terlebih dahulu. (Silahkan mengecek policy tiap-tiap airlines, berapa biaya per kilogramnya di negara tujuan )

Saya juga pernah sial mengalami ini. Koper yang biasanya lolos-lolos saja , suatu waktu kena "cekal" di Cengkareng karena melebihi ukuran sekitar 5 cm dari ketentuan .

Jadi terpaksa harus membeli bagasi di tempat yang harganya lumayan. Hufff !!!

Memang untuk sebagian orang, membawa bawaan untuk bepergian dan hanya "dijatah" 7 kg saja terkadang merupakan pekerjaan yang membingungkan, apa yang harus dibawa, apa yang tidak bisa dibawa, dan lain sebagainya. 

Yang pasti, "you have to pack as smart and light as possible" dengan membawa barang yang paling dibutuhkan, kecil dan ringan.

Jadi barang apa yang paling dibutuhkan ? 


Kebutuhan tiap orang berbeda-beda. Jadi daftar di bawah ini hanya sebagai masukan.

1. Pakaian ( sesuaikan dengan lama perjalanan dan kebutuhan ) :
Bawa 2-3 potong kaos berbahan tipis ( 1kg sekitar 6 pcs)

Jika diperlukan, celana panjang & jaket bisa langsung dipakai di hari keberangkatan ( apalagi kondisi pesawat biasanya cukup dingin )

Bisa mencoba memakai pakaian dalam sekali pakai, praktis dan tinggal buang.

Handuk kecil atau handuk traveling ala kanebo ( biasanya hotel menyediakan handuk besar )

2. Toiletries dan Obat
Airport saat ini menerapkan peraturan bahwa setiap cairan atau gel (parfum, sampo, sun block, dll) harus berukuran tidak lebih dari 100ml per botolnya, per itemnya dan harus dikemas dalam kantong yang transparan.

Wanita biasanya mempunyai beragam perlengkapan mandi dan kosmetik yang jenisnya beragam, jadi terkadang barang yang harus dibawa jumlahnya bisa mencapai belasan item. 

Jika 1 botol sabun cair berukuran 100ml, hitung ada berapa "kilogram" keseluruhan benda yang akan dibawa. Cukup berat bukan ?

Apalagi jika akan traveling selama 3-4 hari. 1 botol itu pasti tidak akan langsung habis.

Jadi sebelum pergi, lakukan dahulu beberapa cara praktis dibawah ini untuk "meminimalisasi" ukuran benda-benda tersebut :

Membeli perlengkapan mandi dalam ukuran mini, atau sachet. 

Terkadang produk memberi sampel gratisan dalam ukuran kecil. Nah simpan sampai saat kamu traveling untuk memakainya.

Memindahkan isi cairan seperti sabun cair, shampoo ke dalam botol kecil .

Kamu bisa membeli "traveling kit" di toko, atau memakai bekas "botol" gratisan dari hotel, atau bekas obat batuk, misalnya.

Begitu juga dengan salep / sunblock, bisa dipindahkan ke wadah tertentu yang ukurannya kecil .

Lebih praktis lagi bisa membeli perlengkapan mandi tersebut di tempat tujuan .

 Untuk negara seperti Thailand, banyak sekali toiletries yang disediakan dengan ukuran mini yang praktis & murah .


Hati-hati,  petugas airport tidak pandang bulu atas barang yang akan mereka buang, baik itu minyak wangi mahal yang masih penuh, cairan soft lens, atau sun block. Lewat dari 100ml, siap-siap masuk tong sampah !

3 . Barang lainnya yang dibutuhkan seperti berbagai kabel / charger untuk gadget, kamera,  simpan dalam 1 kantung khusus, agar mudah untuk mencarinya nanti.

Patuhi pula peraturan benda yang tidak boleh masuk cabin seperti berbagai macam benda tajam / senjata berapi, benda mudah terbakar, it's a BIG NO NO !

Jadi, sebelum sampai di airport, pastikan dahulu apakah berat bawaan  tidak melebihi 7 kg.

Jika ada kelebihan berat, putar otak untuk mengakalinya, seperti memakai baju dobel, mengantongi beberapa benda yang "berat" atau sedikit merayu petugas check in ! :)

Good Luck and have a safe flight !

* kecuali makanan/minuman bayi,obat-obatan.

BACA JUGA