Belanja di Chatuchak / Platinum / Pratunam ?

Dari beberapa pasar di Bangkok yang terkenal sebagai surga berbelanja murah, 3 yang paling menjadi favorit adalah pasar Chatuchak ( dibaca “Jatujak”, disingkat “JJ”) , Pratunam (PrM) , atau di Platinum Mall (PlM) , untuk kepraktisan keduanya disingkat menjadi PM. Khusus tentang JJ sudah ditulis di link ini, sedangkan PrM & PlM akan dibahas sebagai perbandingannya dengan JJ. 

Banyak klien yang bertanya, lebih baik mana, belanja di JJ, PM ? Jawabannya : tergantung kebutuhan anda, apa yang ingin dibeli.

Jika berniat membeli baju saja, silahkan datang ke PM, karena mayoritas barang yang dijual disana itu baju dan asesorisnya. Mungkin di kisaran angka 90%. Tetapi jika ingin membeli barang lain, seperti oleh-oleh ,  dekorasi rumah tangga, plus wisata kuliner, datang ke JJ jawabannya, karena produk baju mungkin hanya sekitar 40%nya.  

Sama seperti labirin kios-kios di JJ, menjelaskan apa saja yang di jual di sana itu “endless” karena sangat beragamnya jenis barang yang dijual, dimana kita akan dikejutkan akan banyaknya barang-barang unik, yang tidak pernah kita jumpai di Indonesia. Dari JJ dapat dilihat bahwa penduduk disana itu sangat kreatif, bisa membuat barang dari apa saja, dengan bentuk, materi, ide dan hasil yang bisa membuat geleng-geleng kepala. Cocok untuk membeli berbagai macam oleh-oleh.
Baca tentang tips belanja di Chatuchak di link ini
Baca tentang Oleh-oleh khas Thailand  di link ini
Murah mana, JJ atau PM ? Jawabannya :  tergantung kebutuhan.  Jika berniat membeli baju dalam jumlah banyak / grosiran / wholesale, silahkan datang ke PM. Dimana pada umumnya jika anda membeli minimal 3 potong baju di 1 kios harganya akan di diskon 20%. Contoh 1 potong blouse harganya 100B atau sekitar Rp. 38.000. Tetapi jika anda membeli 3 potong, cukup membayar 240baht !
Tetapi yang harus diketahui ada beberapa perbedaan mendasar barang-barang, khususnya baju yang dijual di kedua tempat itu. Di PM baju-baju biasanya dibuat dalam jumlah banyak, pabrikan. Sedangkan di JJ ada beberapa section khusus menjual barang kreasi anak muda. Jadi ibarat produk mangga dua vs produk distro.  Mass product vs ekslusivitas. Jadi ya biasanya barang-barang di PM akan lebih murah.  
Kaum wanita biasanya menanti-nanti shopping ke tempat-tempat ini dengan antusias. Tetapi bagaimana dengan kaum pria ? Apa yang dapat membuat mereka betah menemani anda berbelanja ? Bayangan menemani  teman/ pacar /ibu / mertua / camer seharian di pasar (baju),  berperan sebagai “porter” pembawa kantong belanjaan mungkin langsung membuat mereka bete.  Kuncinya : biarkan mereka “berpisah” dengan anda.  Toh sekarang mudah dan murah berkomunikasi lewat telepon/BB.  Tetapi sebelumnya , tetapkan dahulu tempat untuk “meeting point “ yang mudah diingat untuk mempermudah nantinya.

Jika anda akan “blusukan” di PM, suruh saja mereka ke Phantip plaza, tempat barang-barang elektronik ibarat Glodok yang terletak di sebelah PlM / sebrang PrM. Jika ke JJ, kaum pria bisa memilih duduk di area makanan mencoba berbagai macam jajanan, minum beer di siang bolong di salah satu bar yang ada, atau dipijat kaki sambil melihat orang yang lalu lalang. Jika suka benda-benda seni, ada section “art gallery “ juga di JJ. Hobi fotografi ? Hunting di JJ jauuh lebih seru , karena pedagang , pembeli dan barangnya lebih heterogen !
Untuk yang lebih cerewet soal kenyaman berbelanja, PlM tentu paling menyenangkan : karena di dalam gedung modern, tidak panas, ber AC, toilet bersih, banyak money changer , ada food court yang luas dan tidak terlalu crowded.  Di PrM dan area sekitarnya seperti area Baiyoke, pada saat berjalan anda harus berhati-hati dengan kendaraan yang lewat,  resiko copet lebih besar, jalanan yang becek jika hujan,  bising bunyi tuk-tuk, dll. 
JJ mirip-mirip situasinya dengan PrM, namanya juga pasar, jadi nanti di lorong-lorong sempit kadang kita harus menepi jika ada gerobak barang / penjual makanan yang harus lewat, berjalan di bawah bedeng  / seng di siang hari kota Bangkok bisa membuat keringat mengucur deras. 
Dan ketiganya jarang ada yang mempunyai 'fitting room' untuk mencoba baju, jadi biasanya jika ingin mencoba, anda harus melakukannya di dalam kain yang dibentangkan membentuk kotak dan anda berdiri di tengahnya. Tetapi biasanya ada cermin  untuk melihat penampilan anda.
So, siapkan tas kosong dan dompet, are you ready to shop ?

Update Chatuchak 2015 di sini