Tukar Uang di Thailand

Untuk yang akan traveling ke Thailand, khususnya di kota Bangkok , mungkin terkadang kamu mendapat kesulitan untuk mendapatkan baht . Kasus pertama umumnya adalah untuk yang tinggal di kota di luar pulau Jawa karena tidak semua money changer (MC) / bank mempunyai stok persediaan baht. Dan jika ada juga, biasanya rate yang diberikan kurang bagus.
 Kasus kedua dan yang paling sering terjadi adalah kamu kehabisan Baht karena terlalu kalap berbelanja saking murah-murahnya barang disana.

Untuk kasus pertama umumnya orang akan berpikir praktis menukar uang (Rupiah) di bandara , ke MC/bank yang dekat hotel atau nanti tarik ATM setibanya di sana.

Sedangkan untuk kasus ke dua biasanya pilihan jatuh untuk menukar uang rupiah ke counter MC yang ada di dalam mall / tarik ATM.

Dari masing-masing 3 pilihan itu, semua ada pro – consnya. Ini penjelasannya :

Menukar uang di bandara is a big no no. Mengapa ? Karena rate disana umumnya berbeda dan lebih tinggi daripada yang ada di tempat umum. Apalagi ( maaf saja ) uang Rupiah itu kurang “dikenal” sehingga jika bisa juga, daya tukarnya seringkali rendah.

Tetapi jika benar-benar kepepet, bawa uang yang lebih popular seperti $ US atau $ Singapore, karena ratenya akan lebih bagus . Dan ingat, kamu harus sudah memegang uang baht sebelum keluar dari bandara !

Di bandara seperti Don Muang Bangkok, dekat area claim baggage ada berjejer MC dari berbagai bank yang bisa dipakai untuk menukar uang. Pilih saja MC mana yang memberi rate paling oke. 

Menukar uang (Rupiah) di MC/bank yang dekat hotel. Well, beberapa tahun lalu menukar rupiah ke Baht di Bangkok di sembarang MC itu cukup sulit karena harus mencari ke beberapa MC terlebih dahulu .

Dan jika bisa juga, sangat menyedihkan, karena ratenya sangat jatuh sekali. Dan jika mau menukar di MC dengan rate yang bagus cukup merepotkan karena harus pergi ke lokasi MC yang terletak di area macet sehingga membuang waktu.

Jika akan menukar di bank, prosedurnya juga cukup lama dan ratenya juga kurang bagus ( lihat foto disamping )

Hal lain lagi apa kamu yakin dan tahu bahwa di sekitar hotel yang kamu tinggali ada bank / MC ? Bagaimana jika kamu baru landing menjelang tengah malam ? Apakah MC / Bank masih buka ?

Jangan sampai menggampangkan hal seperti ini tetapi nanti akan membuat masalah hingga membuat liburan jadi sedikit terganggu karena harus pontang-panting mencari MC / Bank karena tidak ada uang .

Untuk MC yang ada di mall biasanya tidak bisa menukar rupiah dan ratenya kurang bagus. Boleh saja jika mau menukar mata uang lain.

Tarik ATM memang pilihan paling praktis, tetapi ratenya tidak tahu berapa hingga kamu bisa mencek jumlah rekening di bank.

Dan ini yang paling penting adalah sebelum pergi kamu harus memantau dahulu berapa pasaran rate yang umum, bisa dicheck di www.xe.com sehingga kamu mempunyai bayangan berapa rate yang masih wajar. Ingat, rate itu berfluktuasi setiap jam dan akan berbeda juga di tiap tempat / kota. Tapi setidaknya kamu mempunyai bayangan berapa harga yang normal. 

Ada beberapa kasus karena baht stoknya tidak ada, sebuah MC atau bank bisa mematok harga yang gila-gilaan, diatas 20 -30 point dari harga wajar. Nah, jika kamu tahu pasaran harganya berapa, jika terpaksa jangan menukar dengan jumlah yang terlalu banyak dahulu agar tidak terlalu rugi. 

Hal penting ke dua adalah Survey dahulu ke beberapa MC yang ada di kota kamu, dan tentu saja pilih yang mempunyai rate paling murah. Tapi terkadang keadaan membuat kamu harus berpikir lebih cerdik.

Contohnya Seperti saat akan pergi ke Bangkok bulan Juni lalu, stok baht di MC langganan di Bandung yang mempunyai rate paling bagus sedang habis, ini mungkin karena Bangkok sekarang menjadi salah satu tujuan pariwisata favorit baru setelah Singapore. Jadi saya menukar uang rupiah menjadi $ US dan $ Singapore. 

Saya sudah menghitung karena harus mempunyai baht sekitar 1800B untuk hari pertama, saya pergi ke 2 MC kecil sambil sekalian survey harga. Di MC 1 baht dihargai Rp. 395. Sebelumnya saya tahu bahwa rate di MC langganan ratenya di kisaran Rp. 380-385. Jadi saya membeli 1000B saja di situ. 

Rata-rata MC memang hanya mempunyai stok lembaran 1000B. 1000B itu bagaikan Rp.100.000 bagi mereka, jadi jangan takut, karena kamu bisa “memecah” uang itu dengan gampang di manapun, bahkan di bus kota, minimarket, pedagang emper jalan, dll. 

Kemudian saya ke MC 2 yang jaraknya hanya beberapa langkah, dan ternyata di sini ratenya Rp. 390, alias lebih murah Rp.5. Di situ saya menukar 1000B lagi. Jadi saya sudah mempunyai 2000B yang cukup untuk biaya hidup selama 1 hari. 

Jadi, jika kamu mengalami kesulitan menukar baht di kota asal, kamu harus menghitung berapa uang yang dibutuhkan di hari pertama hingga ada kesempatan untuk ke MC / ATM. 

Nah , untuk membantu bagi yang akan traveling ke Thailand, saya akan sharing tentang pengalaman bagaimana mendapatkan Baht lewat 3 cara yaitu :

1. Lewat ATM
Setiap kartu ATM yang mempunyai logo Cirrus / Maestro bisa menarik tunai di ATM manapun asal mempunyai logo yang sama. Tetapi tiap bank mempunyai kebijaksaan dikenai charge untuk setiap penarikan dengan jumlah yang berbeda. ( Silahkan cek dahulu )  Untuk nasabah CIMB gratis biaya tarik.
Bulan Mei saya melakukan tarik tunai dengan memakai kartu B*A di salah satu ATM ( maaf, lupa cabang bank apa ) sebesar 15.000B . Dan ada Charge tambahan 200B. Setelah di cek rekening online ternyata ratenya Rp. 384 dan ada tambahan charge penarikan Rp. 25.000
DB INTERCHANGE TANGGAL :15/05 MEGA BANGNA 5765761 
DB INTERCHANGE TANGGAL :15/05 MEGA BANGNA 25000 
total : setelah di bagi 15000 B adalah menjadi 384.3841 
Jadi jika ada rencana ingin menarik uang memakai ATM, tarik sekaligus dalam jumlah besar untuk menghindari double charge jika nanti akan mengambil uang lagi.

2. Lewat MC Superrich ( Baca tentang Superrich di sini)
Pada bulan Mei saya pernah menukar rupiah di salah cabang di BTS Siam Square . Di sini ratenya sangat bagus, bahkan lebih murah dari di Bandung saat itu, yaitu Rp. 377. Saat akhir Juni kemarin saya mendapat rate Rp.378. Jadi jika menukar lebih dari 10000 B selisihnya bisa sekitar Rp. 70-80.000, lumayan banget bisa tambah belanja 2 buah tshirt !

Bulan Juli saya datang ke cabang di BTS Asok yang terletak dekat dengan Terminal 21. Di situ saya menukar $US dan Rupiah. Ternyata perbedaanya cukup jauh dengan yang di Siam Square karena saya hanya mendapatkan nilai tukar di Rp.383 untuk $US dan Rp. 384. Tetapi masih lebih bagus daripada rate di Bandung.
3. Lewat Bank 
Saat di Trang, saya mencoba untuk menukar uang di bank SCB memakai $ Singapore. Sesuai dengan rate saat saya menukarnya di Bandung, saya hanya mendapatkan nilai tukar di Rp.391. Sayang saya tidak membawa rupiah jadi tidak tahu ratenya berapa.
Demikianlah pengalaman saya menukar dan mendapatkan uang lewat 3 pilihan yang berbeda, semoga bisa menjadi acuan untuk yang akan traveling ke Negara Gajah Putih . Semoga bermanfaat !